Membina Generasi Fasih Membaca Al-Qur’an Sejak Huruf Pertama

Bersama Ruang Hijaiyyah

Pembelajaran Al-Qur’an berbasis makhārijul hurūf dan kaidah tajwid, disusun secara sistematis untuk membentuk bacaan yang fasih sejak awal.

SOSIALISASI RESMI METODE YATLUNAH

Belajar membaca Al-Qur’an bukan sekadar cepat dan lancar, tetapi benar, fasih, dan sesuai dengan kaidah yang diwariskan para ulama.

Melalui rekaman sosialisasi ini, Anda dapat menyaksikan secara langsung bagaimana Metode Yatlunah Jilid 1–6 diperkenalkan dan diterapkan dalam pembelajaran Al-Qur’an di madrasah.

Kegiatan ini mencakup pemaparan konsep, demonstrasi praktik bersama santri dari berbagai jenjang, hingga sistem penilaian yang terstruktur dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an.

Didukung oleh Kementerian Agama (Kasi Penmad), metode ini hadir sebagai solusi pembelajaran yang sistematis, aplikatif, dan berorientasi pada pencapaian bacaan yang tartil.

Silakan simak setiap bagian sesuai kebutuhan Anda.

Kenapa Metode Yatlunah Berbeda?

  • Disusun berdasarkan urutan makhārijul hurūf

  • Tersusun dalam 6 jilid bertahap

  • Fokus pada fasohah, bukan sekadar kelancaran

  • Mudah diterapkan di RA, MI, hingga pemula

  • Dilengkapi sistem penilaian terstruktur

Struktur dan Tahapan Pembelajaran Yatlunah

Pembelajaran dimulai dari penguatan makhārijul hurūf sebagai pondasi utama, kemudian dilanjutkan dengan penerapan kaidah tajwid secara bertahap untuk membentuk bacaan Al-Qur’an yang fasih dan tartil.

Untuk Guru

Panduan lengkap mengajar dengan pendekatan makhraj dan sifat huruf, agar setiap santri membaca dengan benar sejak awal.

Pelajari langkah demi langkah cara mengajar dengan metode Yatlunah — mulai dari pengenalan huruf hingga pembinaan tartil, agar setiap murid fasih sejak huruf pertama.

Banyak yang khawatir belajar dari makhraj akan sulit. Padahal, dengan Yatlunah, justru di sanalah letak kemudahan dan keindahan membaca Al-Qur’an. Setiap huruf dikenalkan dengan cara yang alami, lembut, dan mudah dipraktikkan.

Ikuti pelatihan intensif dan raih sertifikat pengajar Yatlunah. Didesain untuk meningkatkan kefasihan, ketepatan makhraj, dan kemampuan mengajar Al-Qur’an secara benar.

Galeri Pembelajaran

Lihat momen berharga dalam proses belajar membaca Al-Qur'an.

Ulasan dari Guru Kuttab Nurul Ilmi (tingkat RA)

Video berikut menampilkan hasil belajar murid RA yang menggunakan Buku Yatlunah Jilid 1.

Alhamdulillah, anak-anak menunjukkan perkembangan yang luar biasa dalam penguasaan huruf hijaiyyah sesuai makhārijul ḥurūf.

Berikut kesan dan catatan dari guru pengampu kelas:

“Bismillah.
Alhamdulillah salah satu bacaan anak yang sudah bisa menyebutkan huruf-huruf sesuai makhrajnya.
Termasuk huruf ع dan ق yang termasuk huruf susah pelafalannya bagi anak.
Alhamdulillah sebagian besar pelan-pelan sudah lebih baik.
Bahkan satu huruf benar-benar diulang bisa sampai dua minggu sampai mereka sebagian besar sudah lebih baik.
Anak yang membaca ini, di kelompok kurang. Alhamdulillah sudah jauh lebih baik.
Semoga Allah mudahkan kita semua.”

Ma Syaa Allah, kesungguhan guru dan semangat anak-anak ini menjadi bukti nyata bahwa metode Yatlunah dapat membantu peserta didik menguasai pelafalan huruf hijaiyyah dengan fasih dan tartil sejak dini.

Ulasan dari Guru Tahfidz Sabilunnajah

Alhamdulillah, video berikut menampilkan hasil nyata penerapan Metode Yatlunah di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Santri yang sebelumnya telah mempelajari Buku Yatlunah Jilid 1 kini menunjukkan kemampuan luar biasa dalam menyebutkan makhārijul ḥurūf dengan tepat dan jelas — bekal penting sebelum diuji Surat Al Fatihah dan Matan Tuhfatul Athfal sebelum mulai menghafalkan Al Qur'an

Ulasan guru tahfidz:
“Ma Syaa Allah, santri mampu menyebutkan tempat keluar huruf secara detail sebelum diuji Surat Al Fatihah dan matan Tuhfatul Athfal dalam satu kali duduk, berbekal ujian Buku Yatlunah Jilid 1 di awal pembelajarannya.
Semoga bacaannya semakin fasih.”

Masyaa Allah, ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran sejak dasar dengan metode Yatlunah mampu menyiapkan santri tidak hanya mengenal huruf, tetapi juga memahami makhraj dan sifatnya secara mendalam.
Semoga Allah ﷻ terus memberkahi para guru dan santri dalam perjalanan menuju bacaan Al-Qur’an yang benar dan tartil.

Ulasan dari Guru Tahfidz Yang Menguji EBTA buku jilid 1 Yatlunah

Alhamdulillāh, video berikut menampilkan ujian khusus salah satu santri yang telah menuntaskan Buku Yatlunah Jilid 1.
Ujian ini tidak hanya menilai kemampuan membaca, tetapi juga menguji pemahaman mendalam tentang makhārijul ḥurūf (tempat keluarnya huruf) secara detail, termasuk pelafalan huruf yang tebal (tafkhīm) dan tipis (tarqīq).

Ulasan guru tahfidz:
“Ma Syaa Allah, setelah para santri mempelajari Buku Yatlunah Jilid 1, mereka mampu menyebutkan seluruh makhārijul huruf secara detail walaupun diacak.
Diuji halaman EBTA-nya, mumtaz! Diuji halaman praktiknya, Ma Syaa Allah... bisa melafalkan dan membedakan huruf yang tebal dan tipis secara mutqin juga.
Baarakallahu fiihi.”

Ma Syaa Allah, hasil ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode Yatlunah telah mengantarkan santri mencapai kefasihan yang mendalam — bukan hanya pada pengenalan huruf, tetapi juga pada ketepatan makhraj dan sifat huruf sebagaimana diajarkan oleh para ulama tajwid.
Semoga menjadi inspirasi bagi para guru dan lembaga pendidikan untuk terus menumbuhkan generasi yang membaca Al-Qur’an dengan sebenar-benar bacaan (يَتْلُونَهُ حَقَّ تِلَاوَتِهِ).

Instagram Kami